
BOLSEL,ARAHMU.ID – Panitia Penetapan Hari Jadi Bolaang Uki menetapkan 27 Oktober 1849 sebagai Hari Jadi Bolaang Uki, Hal ini sesuai yang termuat pada Berita Acara Penetapan Hari Senin (01/03/2024) yang diserahkan kepada Bupati Bolaang Mongondow Selatan pada Malam Penutupan Molibagu Ramadan Fest 1445 H, Di Alun-alun Ibukota Molibagu, Rabu (03/04/2024).
Penyerahan Berita Acara kepada Pemkab Bolsel ini dilakukan langsung Oleh Ketua Panitia Wahyudin Kadullah,SIP,ME didampingi Camat Bolaang Uki Nurhaeda Yasin ,SE bersama perwakilan anggota Panitia lainnya.
Bupati Iskandar Kamaru menanggapi penyerahan Berita Acara ini dengan positif dan mengapresiasi kolaborasi antara para pemuda dan orang tua yang tergabung dalam Kepanitiaan sehingga memghasilkan suatu keputusan musyawarah yang bisa berguna bagi generasi yang akan datang.
“Luar biasa, dengan waktu sesingkat ini dan dengan kolaborasi antara pemuda dan orang tua mampu merumuskan dan memutuskan hari jadi Bolaang Uki ” ungkap Iskandar.
Ia juga melanjutkan, bahwa Bolaang Uki ini adalah nama Swapraja yang tercatat dalam dokumen negara, sehingga menjadi cikal-bakal Kecamatan Bolaang Uki dan inilah yang akan menjadi dasar penetapan hari jadi Kecamatan Bolaang Uki.
“Kita tau bersama Swapraja Bolaang Uki ini wilayahnya dari Tabilaa hingga Molosipat, dan telah melahirkan 3 Kecamatan, sehingga patut ditetapkan Hari Jadi Bolaang Uki, supaya anak cucu kita tahu akan Sejarah,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Panitia Wahyudin Kadullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota panitia dan masyarakat Bolaang Uki yang telah memberikan masukan dan dukungan selama proses penetapan. Ia menyadari tanggung jawab yang diemban kepanitiaan karena menanggung beban Sejarah yang cukup besar, namun berkat dukungan semua pihak, pihaknya mampu menghasilkan keputusan untuk kemudian dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah.
“Syukuru Po’o Pohuo kepada anggota panitia, para tokoh adat, tokoh masyarakat yang telah memberikan banyak masukan kepada kami, kami sadar tugas dan tanggung jawab ini berat namun berkat dukungan dari semua pihak , kami bisa memutuskan Hari jadi Bolaang Uki berdasarkan fakta Sejarah,” ucapnya.
“Apresiasi juga kami berikan kepada Adinda Murdiono Mokoginta,M.Hum yang telah banyak membantu selama proses penetapan,” tambahnya.
Sebagai informasi, 27 Oktober 1849 ditetapkan sebagai hari jadi Bolaang Uki diambil dari nilai Sejarah yaitu 1849 dimana awal mula Bolaang Uki dicatat dalam Sejarah Ketika pindah dari Bolang Bangka menuju Teluk Uki sehingga nama Kerajaan berubah menjadi Kerajaan Bolaang Uki, kemudian 27 Oktober diambil dari Pengangkatan Raja Hassan Van Gobel sebagai Raja Kerajaan Bolaang Uki tepatnya 27 Oktober 1903 di Molibagu. (Aulia)