
MANADO,ARAHMU.ID — Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi. Dalam acara Peluncuran dan Dialog Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut pada Sabtu, (31/05/2025), Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si. hadir langsung dan menerima apresiasi khusus dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, atas keseriusan dan komitmen Bolsel dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.
Apresiasi tersebut diberikan bukan tanpa alasan. Dari total 81 desa di Bolsel, seluruhnya telah membentuk pengurus koperasi Merah Putih, bahkan 13 desa telah mengajukan akta ke notaris, dan 10 desa lainnya tengah dalam proses penyelesaian akta notaris. Pencapaian ini menjadikan Bolsel sebagai salah satu daerah tercepat dan paling siap dalam mendukung kebijakan Presiden terkait pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi desa.

Tepuk tangan meriah dari para tamu undangan menggema saat Gubernur Sulut menyampaikan pujiannya kepada Kabupaten Bolsel. Dalam sambutannya, Gubernur menyebut Bolsel sebagai contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah daerah dan desa dapat menghasilkan gerakan ekonomi yang progresif dan berkelanjutan.
Sebagai informasi, Provinsi Sulawesi Utara terdiri dari 11 kabupaten dan 4 kota, dengan total 1.839 desa dan kelurahan (1.507 desa dan 332 kelurahan) yang tersebar di 171 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92,82% telah melaksanakan musyawarah khusus pembentukan Koperasi Merah Putih. Namun, Bolsel menjadi salah satu dari sedikit kabupaten yang sudah menyelesaikan musyawarah di seluruh desanya.
Bupati Iskandar Kamaru dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bolsel dalam mendorong kemandirian ekonomi desa dan menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan.
Dalam kegiatan ini, Bupati turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Bolsel M. Arvan Ohy, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Koperasi Basri Sutrimo, Kepala Dinas PMD Ramli Abdul Majid, serta para Camat dan Sangadi se-Bolsel.
Komitmen Kabupaten Bolsel ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten dalam mendukung program nasional, dengan menempatkan kesejahteraan masyarakat desa sebagai pusat dari pembangunan ekonomi daerah.(Aulia)

