
BOLSEL,Arahmu.Id – Hari Ulang Tahun ke 14 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang jatuh pada 21 Juli merupakan sebuah peristiwa penting bagi masyarakat Bolsel, hal itu menandakan bahwa masyarakat Bolsel secara sah telah berpisah dari Kabupaten Bolaang Mongondow dan berhak mengurus daerah sendiri sesuai dengan semangat Otonomi Daerah.
Hal ini merupakan sebuah perjuangan yang luar biasa dari semua elemen masyarakat tanpa terkecuali, semangat untuk menjadi daerah otonom baru sudah lama diidam-idamkan oleh masyarakat Bolsel dengan perjuangan yang panjang.
Seperti yang disampaikan Hi Ishak Lamusu yang merupakan salah satu tokoh peekaran Bolsel, bahwa ia dan beberapa tokoh lain turun langsung ke Desa-desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang rencana untuk membentuk daerah baru.
“Kami turun ke Desa-desa dan sosialisasi Bolsel sebagai daerah baru, alhamdulillah mendapat respon positif dari masyarakat” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan ,Saat itu kondisi jalan di Bolsel belum seperti sekarang, sehingga akses ke Desa-desa cukup sulit, namun untuk mencapai tujuan bersama, semua menjalani dengan ikhlas. Bahkan rakyat dengan sukarela menyumbangkan dana pribadi, dan hasil pertanian untuk disumbangkan demi perjuangan membentuk daerah baru.
“Waktu itu jalan masih bebatuan dan gunung yang terjal, namun semua bisa kami lewati, bahkan masyarakat menyumbangkan kelapa, botol minuman untuk dijual dan uangnya untuk operasional pembentukan daerah baru” jelasnya sambil mengusap air mata. Disaat yang bersamaan beliau juga menyerahkan Susunan Presidium Pemekaran yang disusun tanggal 31 Juli 2004.
Berikut Susunan Presidium Pemekaran Bolsel


