Gorontalo,Arahmu.id – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII di Kabupaten Gorontalo telah menimbulkan aktivitas ekonomi yang sangat signifikan dan terasa nyata di berbagai lapisan masyarakat. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa pengaruh kegiatan berskala nasional ini tidak hanya terpusat di satu tempat, tetapi menyebar ke seluruh wilayah.

Gusnar menekankan bahwa peningkatan ekonomi ini dirasakan secara merata oleh lapisan masyarakat, bukan hanya pelaku usaha besar. Bahkan pedagang kecil, penjual keliling bahkan pengemudi bentor juga mendapatkan manfaat dari aktivitas yang meningkat ini.

“Kalau ekonomi bergairah, pendapatan masyarakat meningkat dan merata. Sampai di pedagang kecil, penjual keliling juga dapat manfaatnya,” katanya.

Selain itu, para pengemudi becak motor (Bentor) mendapat berkah dari kegiatan PENAS.

Darwis Molou, salah satu pengemudi bentor manual yang beroperasi di sekitar lokasi kegiatan saat diwawancarai menjelaskan pendapatannya saat kegiatan PENAS meningkat drastis.

“Hari pertama saja pendapatan saya hampir Rp400 ribu, ada yang bahkan lebih dari itu. Setelah itu rata-rata saya dapat sekitar Rp200 ribu lebih,” ungkap Darwis, Senin, (22/6/2026).

Selama tiga hari kegiatan berlangsung, total pendapatan yang didapat hampir 1 juta rupiah.

“Alhamdulillah, pendapatan lumayan sekitar 900 ribuan,” ujar Darwis.

Menurutnya, pendapatan yang meningkat ini merupakan dampak langsung dari banyaknya peserta dan pengunjung yang hadir dari berbagai daerah.

Sementara itu, dampak positif juga terlihat pada sektor jasa akomodasi. Hotel dan penginapan sudah tidak ada lagi kamar yang tersedia. Begitu pula dengan usaha makanan dan minuman yang mengalami peningkatan kunjungan secara drastis.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *