
GORONTALO,ARAHMU.ID -Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti penyambutan jajaran Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat beserta peserta Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Regional V di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa (28/7/2026). Penyambutan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung penguatan pelayanan kemanusiaan di kawasan Indonesia Timur.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menerima langsung rombongan yang dipimpin Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat dr. Linda Lukitari Waseso. Turut mendampingi Ketua PMI Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, jajaran pengurus PMI Kabupaten dan Provinsi Gorontalo, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Gorontalo.
Delegasi Rakernis Regional V berasal dari berbagai provinsi di wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Kehadiran mereka di Gorontalo menjadi momentum penting untuk memperkokoh koordinasi, berbagi pengalaman, dan merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan PMI di bagian timur Indonesia.
Dalam sambutannya, Sofyan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Gorontalo sebagai tuan rumah kegiatan ini. Menurutnya, hal tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan peluang mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan PMI dalam memperkuat layanan kemanusiaan.
“Selamat datang di Gorontalo kepada dr. Linda Lukitari Waseso beserta seluruh jajaran Pengurus PMI Pusat dan peserta Rakernis Regional V. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan suatu kehormatan bagi daerah kami. Kami berharap pertemuan ini semakin mempererat sinergi antara PMI dan pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan pelayanan donor darah, kesiapsiagaan kemanusiaan, serta penguatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sofyan Puhi.
Bupati menegaskan Pemkab Gorontalo siap mendukung sepenuhnya setiap program PMI yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, mulai dari pengembangan Unit Donor Darah, peningkatan kapasitas relawan, hingga penguatan sistem penanggulangan bencana dan pelayanan sosial. Ia pun berharap pertemuan ini melahirkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat tata kelola, profesionalisme organisasi, serta memperluas jangkauan layanan kemanusiaan PMI di Indonesia Timur.