
Gorontalo,Arahmu.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gorontalo menurunkan 30 personel untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas pada momentum Lebaran Ketupat tahun ini. Penempatan petugas difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kepala Dishub Kabupaten Gorontalo, Irawati Usman, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama aparat kepolisian dari Polres hingga Polda Gorontalo.
“Sebanyak 30 personel kami siagakan dan disebar di sejumlah titik strategis serta pos pengamanan. Kami juga memberikan dukungan penuh terhadap rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh Polres Gorontalo, antara lain melalui penyediaan sarana pendukung seperti road barrier dan traffic cone guna membantu mengurai kepadatan kendaraan,” ujar Irawati.
Irawati menambahkan bahwa Lebaran Ketupat selalu diikuti peningkatan signifikan volume kendaraan, terutama di jalur protokol dan kawasan pusat keramaian. Oleh karena itu, skema pengaturan lalu lintas telah disiapkan sejak dini, termasuk pengendalian arus dan penjagaan intensif di titik-titik krusial.
Salah satu pemicu utama kemacetan adalah parkir liar di badan jalan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih disiplin dan memanfaatkan area parkir yang telah disediakan.
“Kami mengimbau pengunjung untuk tidak memarkir kendaraan di jalan protokol karena dapat menghambat arus lalu lintas dan memicu kemacetan panjang,” tegas Irawati.
Dishub juga mengedepankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Dengan dukungan lintas instansi serta partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimis perayaan Lebaran Ketupat tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan minim kemacetan.(FO)