
GORONTALO,ARAHMU.ID – Persatuan Relawan Muda Molibagu (Peredam) bersama Polisi Resort (Polres) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang diwakili oleh Kepala Polisi Sektor Urban Bolaang Uki dan Kepala Unit II Intel Gaguk Prasetyo menyalurkan bantuan untuk korban banjir di kelurahan Lekobalo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Kamis (18/07/2024).
Bantuan yang disalurkan oleh Komunitas sosial yang berdiri sejak tahun 2020 ini berupa pakaian bekas layak pakai, sembako dan beberapa barang lainnya yang diminta khusus oleh warga sekitar saat melakukan survei lokasi bencana.
Kali ini sasaran bantuan Peredam dikhususkan kepada lansia, janda dan anak anak sekolah karena saat tim survei Peredam mendatangi warga sekitar yang terdampak, masih banyak warga yang harus diprioritaskan untuk mendapat bantuan.
Saat diwawancarai terkait dengan pendistribusian bantuan tersebut, Kepala Polisi Sektor Bolaang Uki, Akp. Junaidi Candara Pulukadang, menjelaskan kalau bantuan yang disalurkan kali ini lebih memprioritaskan Lansia, janda dan anak anak.

“Kami merasa empati dengan bencana yang terjadi di Gorontalo karna sebelumnya di daerah kami Bolsel juga pernah terjadi bencana yang sama. Maka dari itu kami Polres Bolsel dan dibantu oleh anak anak Peredam turun langsung ke titik bencana untuk menyalurkan bantuan. Semoga bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak terutama lansia, janda dan anak anak sekolah. Dan apabila kedepan jika masih dipercayakan lagi, sasarannya akan lebih kami perluas,” Jelasnya di Kelurahan Lekobalo.

Wakil Ketua Peredam Wiranto Makalalag saat diwawancarai menyampaikan kalau ternyata saat mereka mendatangi masyarakat yang terdampak banjir tersebut masih banyak yang mengeluhkan berbagai kebutuhan pokok.
“Jadi, teknis penyaluran bantuan Peredam itu mulai dari survei lokasi untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat. Saat kami melakukan diskusi dengan lansia, janda dan anak anak, ternyata masih banyak yang mengeluhkan berbagai kebutuhan pokok karena mereka belum bisa beraktivitas dengan normal. Ada juga anak anak sekolah yang akan memasuki tahun ajaran baru, mengeluhkan perlengkapan sekolah yang baru dibeli tapi sudah tidak ada karena terbawa air, sehingga kami memberikan oerlengkapan sekolah berupa buku, sepatu dan seragam,” Ujar Wiranto.
Saat ini, dari informasi yang terhimpun oleh tim Arahmu.id masih ada lebih dari enam puluh rumah warga yang teredam banjir dengan ketinggian bervariasi diantaranya mulai dari betis hingga dada orang dewasa sehingganya masyarakat yang terdampak banjir masih harus tingal di posko pengungsian serta menumpang di rumah warga lainnya.
Sebelumnya Peredam telah membuka donasi dan turun langsung untuk melakukan penggalangan dana di beberapa tempat yang berada di Kecamatan Bolaang Uki sejak sabtu sampai senin pekan kemarin.(Fo)