GORONTALO,ARAHMU.ID – Sebanyak 1.446 ketupat akan diarak dalam Gebyar Ketupat “Ragam Rasa Satu Budaya” yang digelar oleh Komunitas Orang Tanggidaa bersama warga Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, pada Senin, 7 April 2025.

Arak-arakan ini akan dimulai dari Jalan Rusli Datau dan berakhir di Jalan Membramo, sebagai simbol kebersamaan dan pelestarian tradisi ketupat yang sudah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Gorontalo.

Selain arak-arakan, kegiatan juga akan diramaikan dengan berbagai acara seperti Festival Kuliner, pertunjukan tari, parade busana muslim, permainan tradisional, serta doa bersama. Permainan tradisional yang ditampilkan antara lain panjat pinang, lari karung, dan tarik tambang yang melibatkan remaja masjid setempat.

Festival Ketupat ini bukan hanya tentang makanan, tapi juga soal mempererat tali persaudaraan dan melestarikan budaya leluhur,” ujar Alan, salah satu panitia kegiatan, Jumat (4/4/2025).

Alan menambahkan, tradisi ketupat merupakan simbol keberkahan usai umat muslim merayakan Idulfitri, dan kegiatan ini sekaligus menjadi daya tarik wisata religi yang potensial untuk Kota Gorontalo.

Tradisi ketupat tanggida’a bertujuan untuk meningkatkan nilai budaya, keagamaan, dan pariwisata. Ini bisa jadi ikon Kota Gorontalo yang perlu dijaga,” jelasnya.

Sebagai tambahan, panitia mengundang seluruh warga untuk turut meramaikan acara dengan datang langsung ke lokasi di Jalan Rusli Datau, Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.(Fazri)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *