LIMBOTO,ARAHMU.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Sentra Tumou Tou Manado menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 133 penerima manfaat yang tersebar di 15 kecamatan. Bantuan ini ditujukan bagi anak, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/4/2026).

Dari total 133 penerima manfaat, rinciannya terdiri dari 26 orang dari klaster anak, 29 orang lansia, 35 orang penyandang disabilitas, dan 43 orang dari kelompok rentan.

Bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari alat bantu seperti kursi roda, tongkat kaki tiga, dan kruk aksila, paket sembako, sarana kamar, perlengkapan sekolah, hingga dukungan kewirausahaan. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 231.636.007 yang bersumber dari Kementerian Sosial.

Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan upaya bersama untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan bahwa program ATENSI merupakan program rutin dari Kementerian Sosial yang dapat dilaksanakan lebih dari sekali dalam setahun, tergantung pada kesiapan dan validitas data yang diajukan oleh pemerintah daerah.

“Kami terus berupaya menghadirkan data yang akurat agar penerima bantuan benar-benar masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Afriyani Katili memastikan bahwa seluruh penerima manfaat telah melalui proses verifikasi data sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan layanan ATENSI yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kami berharap ke depan masih ada tambahan kuota penerima manfaat pada tahun 2026,” jelasnya.

Afriyani juga menyampaikan terima kasih kepada mitra seperti Karang Taruna, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang turut berperan aktif.

Perwakilan Sentra Tumou Tou Manado, Zultamin Tudjaena, mengungkapkan bahwa dari 377 data awal yang masuk, sebanyak 133 orang telah lolos verifikasi sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).(F.O)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *