BOLSEL,ARAHMU.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara, masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan akan menggelar Bhayangkara Ideal Fest 2025, sebuah perayaan kolaboratif antara masyarakat, Polri, dan Pemerintah Daerah yang akan berlangsung pada 29 Juni hingga 01 Juli 2025.

Berbagai kegiatan menarik akan dihadirkan dalam festival ini, namun salah satu yang paling menyedot perhatian adalah Lomba Mancing Pesisir antar Desa, atau dalam bahasa lokal dikenal dengan istilah paka-paka ombak. Lomba ini akan melibatkan 81 desa se-Bolaang Mongondow Selatan, di mana setiap desa mengutus 10 orang pemancing, sehingga total peserta diperkirakan mencapai 800 an orang.

Lomba akan dilaksanakan di tiga titik lokasi pesisir, yaitu Pantai Sondana, Tolondadu II, dan Pintadia. Pemenang lomba akan ditentukan berdasarkan berat satu ekor ikan terbesar yang berhasil ditangkap oleh peserta. Panitia telah menyiapkan hadiah jutaan rupiah bagi para juara sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi masyarakat.

Ketua Panitia Bhayangkara Ideal Fest 2025, Wiranto Makalalag, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengedarkan undangan resmi ke desa-desa se-Bolsel.

“Iya, salah satu item dalam Bhayangkara Ideal Fest ini adalah Lomba Mancing Pesisir atau paka-paka ombak. Untuk undangan dan teknis peraturan akan segera diedarkan dalam waktu dekat, namun promosi kegiatan sudah kami lakukan lebih dulu melalui media sosial,” ungkapnya,Rabu (04/06/2025)

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satunya datang dari Sangadi Desa Pintadia, Husen Bilondatu, yang menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam event tersebut.

“Saya telah mendapat informasi lewat media sosial dan akan segera menyampaikannya ke masyarakat. Intinya, kami akan berpartisipasi dan semoga Pintadia mendapatkan hasil maksimal dalam lomba itu,” ujar Nen sapaan akrabnya.

Selain Lomba Mancing Pesisir, rangkaian Bhayangkara Ideal Fest 2025 juga mencakup berbagai kegiatan seperti Lomba Ninja Warrior, Street Boxing, Kontes Vespa, Jalan Sehat, Pameran UMKM, Pentas Seni dan Musik, hingga Fun Dive. Semua desa akan dilibatkan secara langsung, menjadikan festival ini sebagai simbol nyata kedekatan Bhayangkara dengan rakyat.

Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga memperkuat semangat sinergitas dan persaudaraan antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang penuh kegembiraan dan semangat gotong royong.(Aulia)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *