
INFOTORIAL
BOLSEL, ARAHMU.ID — Sebanyak 281 warga Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang terdampak erupsi Gunung Ruang, tiba di Pelabuhan Torosik, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kedatangan rombongan ini merupakan kloter pertama relokasi permanen korban erupsi Gunung Ruang yang selanjutnya akan menempati hunian tetap di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur.
Para warga sebelumnya diberangkatkan dari Pelabuhan Bitung pada Senin (9/2/2026) pukul 21.30 WITA menggunakan dua kapal feri, masing-masing membawa 170 dan 111 penumpang.
Rombongan warga disambut langsung Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Deddy Abdul Hamid, bersama jajaran pejabat tinggi pratama Pemkab Bolsel, unsur TNI-Polri, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Deddy menyampaikan rasa syukur atas kedatangan warga Pulau Ruang yang kini resmi menjadi bagian dari masyarakat Bolsel.
“Kami bersyukur atas kedatangan saudara-saudara kita dari Pulau Ruang yang kini akan bergabung dan hidup bersama masyarakat Bolsel. Insya Allah mereka dapat beradaptasi, hidup rukun, serta ikut mendukung pembangunan daerah,” ujar Deddy.
Ia menegaskan, rumah hunian tetap yang disediakan pemerintah telah dilengkapi sertifikat kepemilikan, sehingga para warga memperoleh kepastian hukum atas tempat tinggal baru mereka.
Menurut Deddy, relokasi ini bersifat permanen sehingga para warga akan memulai kehidupan baru, termasuk mencari pekerjaan dan sumber penghidupan di Bolsel.
“Diperlukan dukungan bersama, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah agar proses adaptasi berjalan baik. Pemerintah daerah siap memfasilitasi agar saudara-saudara kita dapat memulai kehidupan baru dengan nyaman,” tambahnya.
Wabup yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga berharap kehadiran warga relokasi dapat memperkuat kebersamaan serta memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, salah satu warga asal Desa Lainpatehi, Pulau Ruang, Ansena Tamasini, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan Pemkab Bolsel yang telah menyediakan rumah serta menyambut kami dengan penuh kepedulian,” ungkapnya.
Relokasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas antarwilayah di Sulawesi Utara.(Admin)