Manado, Arahmu.id – Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan dan pengelolaan kepemimpinan sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menggelar kegiatan Pendampingan Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah SD dan SMP.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPMP Sulut, Febri H.J Dieng, ST, M.EngTechMan, pada Selasa, (24/06/2025) dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2025.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Sujito Laiya, disebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Bupati Bolsel dalam mendukung implementasi program prioritas Presiden, khususnya yang tertuang dalam Asta Cita ke-4.

“Memperkuat pembangunan SDM, sains, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” jelas Sujito.

Adapun 10 Program Prioritas Kemendikdasmen sebagai penjabaran dari Asta Cita ke-4, turut menjadi fokus dalam kegiatan ini, yaitu:

  1. Wajib Belajar 13 Tahun
  2. Revitalisasi Sekolah
  3. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
  4. Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi dan Kesejahteraan Guru
  5. Penguatan Karakter
  6. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding dan AI
  7. Tes Kemampuan Akademik
  8. Pengembangan Talenta dan Prestasi
  9. Pembangunan Kebahasaan dan Kesastraan
  10. Penguatan Pendidikan Literasi, Numerasi, dan Sains Teknologi

Selain pendampingan program prioritas, kegiatan ini juga membahas pentingnya peningkatan kompetensi kepala sekolah, di mana jabatan kepala sekolah ditekankan sebagai posisi strategis yang tidak bisa diisi tanpa kualifikasi yang tepat.

“Siapapun yang akan diangkat menjadi kepala sekolah harus ditentukan melalui prosedur dan persyaratan tertentu seperti latar belakang pendidikan, pengalaman, usia, pangkat, dan integritas,” tegas Sujito.

Saat membuka kegiatan, Kepala BPMP Sulut Febri H.J Dieng menekankan bahwa kepemimpinan adalah kekuatan penting dalam pengelolaan sekolah. Menurutnya, kemampuan manajerial dan kepemimpinan efektif adalah dua sisi mata uang yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah.

“Kepala sekolah yang berhasil adalah mereka yang memahami dan menguasai kemampuan manajerial serta kepemimpinan yang efektif,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelemahan di salah satu aspek tersebut dapat menimbulkan berbagai persoalan dalam manajemen sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua Tim Transformasi Pendidikan BPMP Sulut Stevi Manonimbar, S.Pd, Kasi Kurikulum Dikdas Satria Arjad, S.Pd, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi, Widyaprada BPMP Sulut, serta para Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP se-Bolsel.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus mendukung transformasi pendidikan di daerah.(aulia)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *