BONEBOL,Arahmu.id — Mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur Universitas Negeri Gorontalo (UNG) 2026 memulai langkah awal pengabdian di Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) pertama bersama Pemerintah Desa dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan warga, sekaligus menyusun program kerja yang tepat sasaran. Dalam FGD tersebut, mahasiswa juga memberikan edukasi terkait sanitasi dan lingkungan, khususnya mengenai persoalan persampahan di Desa Popodu.

Kepala Desa Popodu, Hasim Latala, menyambut baik pelaksanaan FGD. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin.

“Saya berharap mahasiswa dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sehingga program KKN yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi Desa Popodu,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. Ir. Yuniarti Koniyo, M.P., menegaskan FGD merupakan bagian penting dalam memetakan kondisi masyarakat sebagai dasar penyusunan program.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui sinergi semua pihak.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN Tematik Infrastruktur, Joanda Baco, menyebut FGD pertama ini menjadi langkah awal mahasiswa memahami kondisi lapangan.

“FGD ini menjadi langkah awal kami sehingga program yang dirancang dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur UNG 2026 diharapkan dapat merumuskan program yang tidak hanya menjawab persoalan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan sanitasi lingkungan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *