Bupati Bolsel saat menyampaikan amanat dalam Upacara HSN yang digelar oleh PCNU Bolsel (Foto : Istimewa)

BOLSEL,ARAHMU.ID – Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada Ahad (22/20/2023) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan digelar di dua lokasi berbeda.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan , Peringatan Hari Santri digelar di dua lokasi berbeda oleh dua institusi/ormas, yaitu Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bolsel  yang dipusatkan di Desa Biniha Kecamatan Helumo dan Kantor Kementerian Agama Bolsel yang dipusatkan di Desa Tolondadu Kecamatan Bolaang Uki.

Ketua PCNU Bolsel Zulkarnain Kamaru, S.Ag menyampaikan bahwa PCNU Bolsel pada tahun ini mengikuti rangkaian peringatan HSN ini sejak semalam lewat pembacaan Syalawat Nariyah yg di ikuti sejumlah majelis, dan dilanjutkan dengan Apel Hari Santri Nasional secara Virtual dari Surabaya, dan Apel di santri Tingkat Kabupaten yang diikuti oleh seluruh Pengurus PCNU, MWC Nu, Banom dan Lajnah PCNU, GP. Ansor, Fatayat NU, Muslimat Nu, IPNU IPPNU Bolsel, Siswa Mts, Sangadi dan Aparat desa Se-Kec. Helumo.

Sementara itu di lokasi berbeda Kepala Kantor Kemenag Bolsel Drs Nasri Sakamole,M.Si saat membacakan Sambutan Menteri Agama menyampaikan Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia.

Bupati H Iskandar Kamaru,S.Pt,M.Si yang hadir dalam upacara HSN di Desa Biniha Kecamatan Helumo berpesan bahwa selamat atas pelaksanaan HSN Tahun 2023, Hari santri ini digelar sejak ditandatanganinya Kepres tentang Peringatan Hari Santri Nasional Oleh Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya Bupati mengajak seluru Warga jam’iyah NU Bolsel untuk mencanangkan Gerakan “SERBU” (Seratus Ribu Perbulan) yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan Pesantren di Kab. Bolsel, saya rasa jamiyah bolsel mampu dan saya juga akan ikut serta didalamnya.

Peringatan HSN ini sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. (aulia)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *