KOTAMOBAGU,ARAHMU.ID – Pemerintah Kota Kotamobagu terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal ini ditandai dengan peluncuran lima Proyek Aksi Perubahan (PAP) hasil karya peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan V PPSDM Regional Makassar Tahun 2025, yang secara resmi dilaunching oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H.

Wali Kota Kotambagu, dr Weny Gaib memberikan apresiasi kepada para peserta PKA yang telah berhasil menciptakan inovasi melalui proyek aksi perubahan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

“Lima proyek yang diluncurkan adalah bentuk nyata semangat ASN Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (9/12/ 2025).

“Saya berharap proyek-proyek ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi pembangunan daerah,” lanjutnya.

Adapun lima Proyek Aksi Perubahan tersebut adalah:

  1. Pemuda Mandiri 1 M
    Pemuda mandiri menciptakan lapangan kerja dari limbah menuju 1 M dalam 3 tahun, sebuah program pemberdayaan generasi muda berbasis ekonomi kreatif dan daur ulang limbah.
  2. Genta (Gerakan Tangguh Pangan)
    Inisiatif yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.
  3. Green Kotara (Green Kotamobagu Utara Ramah Lingkungan dan Sejahtera)
    Gerakan lingkungan hidup yang mengusung konsep pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
  4. Forum Garuda Muda
    Gerakan Pembinaan Pelajar Duta Pancasila, sebagai wadah pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi pelajar di Kota Kotamobagu.
  5. Pukat Daerah
    Pusat Konsultasi Keuangan Daerah berbasis Helpdesk dan SOP Pembinaan, inovasi digital yang mempermudah layanan konsultasi dan pembinaan keuangan bagi perangkat daerah.

Wali Kota juga menegaskan bahwa keberhasilan proyek-proyek tersebut tidak hanya akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang inovatif, tetapi juga menjadi contoh nyata penerapan hasil pelatihan kepemimpinan yang berdampak pada transformasi birokrasi.

“Kita ingin ASN di Kotamobagu bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (MEP)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *