
LIMBOTO,ARAHMU.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Program Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) sekaligus Rembuk Stunting 2026 di Ballroom Grand Q Hotel Gorontalo, Senin (20/4/2026).
Wakil Bupati Gorontalo Tonny mengapresiasi capaian GENTING 2025 yang melampaui target dengan menjangkau 2.723 kepala keluarga. Meski begitu, ia menegaskan penanganan stunting belum selesai dan intervensi harus lebih tepat sasaran.
“Capaian ini patut diapresiasi, tapi pekerjaan kita belum selesai. Penanganan stunting harus terus diperkuat,” kata Tonny.
Ia menyebut program penurunan stunting tiap tahun masuk dalam program pemerintah dan rencana strategis OPD, dengan sasaran akhir meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tantangan utama, kata dia, ada pada konsistensi pelaksanaan dan keterlibatan semua pihak.
Tonny menekankan APBD saja tidak cukup mengatasi persoalan stunting yang kompleks.
“APBD memiliki keterbatasan. Perlu dukungan nyata dari berbagai pihak, baik pendanaan, edukasi, maupun aksi langsung di masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga menyoroti peran orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Ia meminta pemangku kepentingan tidak hanya mengejar serapan anggaran, tapi memastikan dampak nyata di lapangan.
“Yang kita kejar bukan sekadar angka program, tetapi anak-anak yang tumbuh sehat dan keluarga yang lebih sadar gizi,” tegasnya.
Melalui rakor ini, Pemkab Gorontalo mendorong sinergi lintas sektor agar percepatan penurunan stunting berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.(FO)