LIMBOTO,ARAHMU.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mendorong percepatan capaian target pembangunan sektor kesehatan melalui inovasi yang terukur dan berkelanjutan. Langkah ini dipaparkannya dalam kegiatan percepatan pemenuhan target pembangunan kesehatan yang digelar di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (27/4/2026).

Bupati Sofyan menegaskan bahwa capaian target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Induk Pembangunan Kepolisian Negara Republik Indonesia (RIBK), maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagaimana program yang kita jalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sofyan Puhi.

Ia menekankan sektor kesehatan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh sebab itu, seluruh indikator pembangunan perlu didorong secara sistematis.

Ada tiga indikator utama yang menjadi fokus percepatan, yakni peningkatan umur harapan hidup, penurunan prevalensi stunting, serta perluasan cakupan jaminan kesehatan masyarakat.

“Stunting bukan hanya persoalan fisik, tetapi menyangkut masa depan generasi. Penanganannya harus dilakukan secara komprehensif sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga menargetkan capaian Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat terlindungi dalam skema jaminan kesehatan dengan basis data yang akurat.

Untuk mendukung hal tersebut, Bupati menginstruksikan sinkronisasi 28 indikator kinerja kunci, meliputi layanan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), hingga peningkatan kualitas tenaga medis dan fasilitas kesehatan.

Di sisi pembiayaan, Pemerintah Daerah telah mengusulkan dukungan anggaran lebih dari Rp 234 miliar kepada Kementerian Kesehatan. Anggaran tersebut direncanakan untuk lanjutan pembangunan RSUD MM Dunda Limboto, relokasi dan pembangunan puskesmas serta puskesmas pembantu, pengadaan ambulans, hingga penyediaan alat kesehatan.

Bupati juga mengingatkan jajaran kesehatan untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, menyederhanakan layanan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ia optimistis target pembangunan kesehatan dapat dicapai lebih cepat.

“Kita ingin masyarakat Gorontalo hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya.(FO)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *