BOLSEL,ARAHMU.ID – Wabup Deddy Abdul Hamid memimpin Exit Meeting bersama BPK RI Perwakilan Sulut di Ruang Rapat Berkah, Panango, Selasa (5/5/2026). Rapat ini menandai selesainya audit lapangan BPK atas LKPD Bolsel.

BPK menilai administrasi keuangan Bolsel sudah baik, namun mencatat beberapa hal strategis. Temuan utama: data kendaraan rusak berat atau hilang masih tercatat aktif di Kartu Inventaris Barang KIB.

” adanya catatan ketidaksesuaian data pada Kartu Inventaris Barang (KIB), di mana kendaraan yang sudah rusak berat atau hilang masih tercatat sebagai aset aktif. Kami mengimbau OPD untuk melaporkan kondisi tersebut ke bagian aset agar dapat dikoreksi secara akurat,” ujar perwakilan BPK.

Catatan lain meliputi: penguatan dasar hukum TPP 2026 dan perhitungan absensi pegawai, pengadaan obat via Etalase Konsolidasi serta jasa Puskesmas sesuai Permenkes, dan pembatasan satu konsultan pengawas maksimal tiga paket proyek. Capaian administratif Bolsel tetap tertinggi di Sulut.

Menanggapi temuan, Wabup Deddy menyampaikan apresiasi atas audit lebih dari sebulan.

Wabup mengucapakan Terimakasih kepda BPK bersama team yang sudah melaksanakan audit 1 bulan lebih , semoga pelaksanan audit slama ini masih tetap dalam sehat dan baik.
Ia juga menyampaiakn terhadap beberapa konsep yg di sampaikan akan segara di tanggapi , seluruh catatan BPK kurang lebih 13 konsep menjadi perhatian dan bahan perbaikan pengelolaan keuangan di Bolsel

” Mohon agar beberapa catatan untuk kiranya BPK memberikan rekomendasi dan menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya

Rapat ditutup dengan penyerahan laporan keuangan oleh BPK kepada Pemkab Bolsel. Hadir Tim BPK RI Perwakilan Sulut dan pimpinan OPD.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *