
Gorontalo,Arahmu.id — Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo bertema Pesona Serligo atau Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo, yang berlangsung di Taman Budaya Limboto, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, diwakili oleh Gubernur Ida Seidah, Pemerintah Pusat, serta KTNA yang telah mempercayakan penyelenggaraan acara bergengsi ini kepada pihaknya. Ia mengakui bahwa kepercayaan yang diberikan tersebut merupakan hal yang tidak disangka-sangka sebelumnya.
“Kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kak Ida Seidah, kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Kabupaten Gorontalo dipercaya menjadi tuan rumah PENAS yang ke-17 tahun ini. Kami tidak menyangka bahwa kepercayaan ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, dan KTNA,” ujarnya.
Bupati Sofyan menjelaskan bahwa kepercayaan ini menjadi anugerah yang sangat berharga mengingat sistem pembagian penyelenggaraan acara nasional. Menurutnya, jika diselenggarakan secara bergilir antar daerah, dengan jumlah kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo yang mencapai hampir 500 wilayah, serta masa pergiliran yang ditetapkan setiap empat tahun sekali, maka diperlukan waktu lebih dari 100 tahun sebelum Kabupaten Gorontalo berkesempatan menjadi tuan rumah kembali.
“Seandainya kami digilir per kabupaten, ada hampir 500 kabupaten dan kota seprovinsi Gorontalo. Kalau digilir per empat tahun sekali, mungkin lebih dari 100 tahun baru ada lagi kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih karena dipercayakan menjadi tuan rumah yang ke-17,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa momen ini menjadi harapan besar bagi seluruh masyarakat Gorontalo. Kepercayaan yang diberikan menjadi bukti pengakuan terhadap kemampuan dan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan acara berskala nasional. Bupati Sofyan menegaskan komitmennya untuk menjaga dan mempertanggungjawabkan kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Karena kalau mau bergilir lagi ke Kabupaten Gorontalo, butuh waktu lebih dari 100 tahun lagi, mungkin baru generasi setelah kita yang akan merasakannya. Insya Allah ini menjadi harapan kita semua, dan Alhamdulillah kepercayaan ini akan kami terus jaga sebagai tuan rumah yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Sofyan menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara nasional telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa sebelum mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah PENAS XVII, Kabupaten Gorontalo sebelumnya telah dipercaya menyelenggarakan berbagai acara nasional lainnya, salah satunya adalah Peran Resahkan Nasional pada tahun 2025.
“Kalau pernah penyelenggaraan event nasional yang kedua kali setelah tahun 2025, kami melaksanakan event nasional Peran Resahkan Nasional. Maka tahun ini, bersama dengan kepercayaan yang diberikan, kami melaksanakan event PENAS KTNA ke-17 Tahun 2026,” pungkasnya.(FO)