
BOLSEL,ARAHMU.ID – Sebagai tindak lanjut Bimbingan Teknis Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP) yang diselenggarakan bulan Oktober lalu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan bersama SMP Pinolosian menggelar Sosialisasi PPKSP, Selasa (12/11/2024).
Sosialisasi ini merupakan implementasi dari Permendikbudristek 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.
Kadis Dikbud Hj. Rante Hattani, S.Pd., M.Si. melalui Fasilitator Daerah Ahmad Pakaya, S.Pi. mengatakan, berdasarkan kasus kekerasan yang ada di Kabupaten Bolmong Selatan, Sebesar 80% kasus kekerasan adalah kekerasan seksual. Dan kekerasan seksual ini melibatkan anak-anak.

“Ini sungguh perihatin dan seharusnya menjadi perhatian dilingkungan satuan pendidikan,” ucap Pakaya.
Sesuai data dari UPT PPA Bolsel kasus kekerasan ditahun ini tercatat ada 36 Kasus kekerasan. Oleh karena itu dengan adanya Koordinasi lintas stakeholder yang baik maka pencegahan kekerasan bisa diatasi dengan adanya kegiatan sosialisasi ini.

“Sasaran sosialisasi ini diberikan kepada masyarakat atau orang tua wali murid. Kami berharap orang tua wali sebagai ujung tombak edukasi bagi anak-anaknya,” ungkapnya.
Kasatrekrim Polres Bolsel Bapak Dedi Matahari berpesan jangan ada lagi tindak kekerasan pada dunia pendidikan. “Saya berharap Bapak/Ibu baik orng tua Wali dan Guru harus selalu memperhatikan dan menjaga anak kita. Selalu berikan edukasi tentang kekerasan pada anak kita,” Pungkas Matahari.(Aulia)