Bolsel, Arahmu.id – Tim Sosial Ekonomi (Sosek) dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Desa Momalia II, Kecamatan Posigadan, Sabtu (7/11/2025).

Kunjungan tersebut dalam rangka survei akhir lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025. Yang diterima langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui KKP terhadap pengembangan wilayah pesisir Bolsel.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bolsel, kami berterima kasih atas kunjungan dari Tim Sosek dan DJPT KKP RI. Kami berharap rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat direalisasikan di Desa Momalia II pada tahun 2025. Infrastruktur ini nantinya akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Bupati Iskandar.

Sementara itu, Ketua Tim Sosek dan DJPT, Irwan, menyampaikan bahwa hasil survei menunjukkan lokasi calon pembangunan KNMP di Desa Momalia II dinilai sangat layak.

“Lokasi ini memenuhi kriteria teknis dan sosial untuk dibangun Kampung Nelayan Merah Putih. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp22 miliar, dan apabila seluruh proses berjalan lancar, kontrak pekerjaan ditargetkan selesai pada November sehingga pembangunan bisa dimulai Desember 2025,” jelasnya.

Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembangunan kawasan perikanan terpadu, meliputi perumahan, infrastruktur pendukung, dan fasilitas ekonomi produktif.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Posigadan, perwakilan Bapelitbangda, pejabat KKP, Sangadi Momalia II, serta masyarakat dan kelompok nelayan setempat.

Pemerintah daerah berharap pembangunan KNMP di Momalia II dapat menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis kemandirian nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.(Aulia)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *