BOLSEL, ARAHMU.ID – Seorang pemuda berinisial TM warga desa popodu harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Bolaang Mongondow Selatan.

Pemuda tersebut yang sudah dalam pengaruh minuman keras membuat keributan, tepatnya di depan Polsek Urban Bolaang Uki dengan membawa senjata tajam pada selasa malam (06/08/2024).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bolsel AKBP Indra Wahyu Madjid, S.IK. saat Polres Bolsel melakukan operasi pekat, mendapat informasi bahwa TM membuat keributan dan dalam pengaruh alkohol serta membawa senjata tajam.

Sebelumnya TM sudah mengkonsumsi miras dari Desa Salongo, saat dijalan pulang tepatnya di jalur dua Desa Popodu, pelaku yang membawa kendaraan R2 Jupiter knalpot brong sambil memainkan gas motornya menerobos tanda larangan yang ada di jalan hingga hampir menabrak anak paskibraka yang sementara latihan persiapan Hari Kemerdakaan,” ujar kapolres.

Saat pelaku tiba di rumah istrinya di Desa Popodu, di depan Polsek Bolaang Uki, pelaku masih memainkan gas motornya dan melakukan keributan di halaman depan rumah istrinya menggunakan sajam sambil memasukan sajam tersebut di mulutnya dan melakukan perlawanan kepada Personil Polsek Bolaang Uki yang saat itu hendak mengamankan pelaku,” jelas perwira berpangkat dua melati.

Mendapatkan laporan tersebut Personil Gabungan Operasi Pekat tiba di TKP, Personil langsung mengamankan pelaku yang sudah tertidur di ruang tamu rumahnya dan dibawa ke Polres Bolsel untuk diamankan beserta barang bukti sajam jenis badik untuk proses lebih lanjut,” ujar AKBP Indra.

Kapolres Bolsel mengatakan Operasi Kepolisian Kewilayahan Polres Bolsel dengan sandi “Pekat Samrat-2024” ini dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 5 Agustus 2024 hingga 19 Agustus 2024. Fokus utama dari operasi ini adalah penegakan hukum yang didukung oleh Satgas Ops lainnya dalam rangka pemberantasan seluruh penyakit masyarakat seperti perjudian, pencurian (Cuarat/Curas), balapan liar, minuman keras, senjata tajam, senjata api, bahan peledak, aksi premanisme, dan kegiatan prostitusi.

Tujuan dari pelaksanaan Operasi Pekat Samrat 2024 kata dia adalah untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif serta menekan jumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Khususnya terhadap gangguan kejahatan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Bolsel, ” tambahnya.

Ia berharap melalui operasi ini, masyarakat dapat merasakan dampak positif dalam hal keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Masyarakat juga dihimbau untuk selalu mematuhi peraturan dan turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar khususnya di Kabupaten Bolsel.

Operasi ini akan terus dilaksanakan hingga akhir periode yang telah ditentukan, dengan harapan dapat memberikan hasil yang maksimal dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat,” sebutnya.(Aulia)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *