
BOLSEL, ARAHMU.ID – Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (BOLSEL) kembali menjadi pusat perhatian publik dengan suksesnya pembukaan Event Teluk H2M Fest 2025 bertema “One Stop Adventure”, yang digelar meriah pada Kamis (10/04/2025).
Kegiatan pembuka yang sarat dengan nuansa budaya dan pesona alam ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, serta jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat BOLSEL.Dalam sambutannya, Wakil Bupati BOLSEL, Deddy Abdul Hamid, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata Teluk H2M. Ia menegaskan bahwa keindahan alam BOLSEL tidak kalah dengan destinasi nasional lainnya.
“Harapannya destinasi wisata ini bukan hanya dikenal di kancah regional saja, namun sampai ke kancah nasional bahkan internasional,” ujar Wabup Deddy, penuh optimisme.
Wakil Gubernur Sulut, Dr. Victor Mailangkay, juga memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan pariwisata BOLSEL. Ia menyebut bahwa keindahan Teluk H2M di BOLSEL merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan dengan bijak.
“Adanya festival ini diharapkan dapat memberi efek positif di sektor ekonomi, khususnya di bidang pariwisata. Ini juga menjadi gerbang kemajuan pariwisata Sulut, khususnya di BOLSEL ke depannya,” tegas Mailangkay.
BOLSEL, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, terus memperkuat posisinya sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Utara. Event Teluk H2M Fest menjadi bukti nyata bahwa BOLSEL memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya, alam, dan masyarakat lokal.
Teluk H2M Fest 2025 di BOLSEL akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 10 hingga 12 April 2025. Selama festival, para pengunjung akan disuguhkan dengan beragam kegiatan seru mulai dari atraksi budaya, wisata bahari, kuliner lokal khas BOLSEL, hingga pertunjukan seni yang melibatkan pelaku UMKM dan komunitas kreatif daerah.Dengan semangat kolaboratif dan dukungan penuh dari pemerintah provinsi maupun masyarakat, BOLSEL terus bergerak maju, menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.