BOLSEL,ARAHMU.ID — Michael Tangoy resmi terpilih sebagai Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Musyawarah Daerah (Musda) GPII Bolsel yang dilaksanakan di Guest House Pemda. Kamis, 3 September 2026.

Musda tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bolsel, organisasi kepemudaan, serta insan media setempat.

Michael Tangoy yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang Bank SulutGo Molibagu menyampaikan bahwa kepemimpinannya di GPII Bolsel akan diawali dengan membangun silaturahmi dan konsolidasi bersama pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Sebagai langkah awal, kami akan menjalin silaturahmi dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolsel serta masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” ujar Michael.

Menurutnya, GPII memiliki peran penting dalam membentuk karakter pemuda Islam agar mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Ia menegaskan, terdapat sejumlah program dan landasan perjuangan yang akan menjadi perhatian GPII Bolsel ke depan.

Salah satunya adalah gerakan pembinaan kader atau kaderisasi.
Melalui program tersebut, GPII akan mendorong terbentuknya kepribadian pemuda Islam yang memiliki integritas keimanan yang kuat, wawasan keilmuan yang luas, serta mental kepemimpinan yang tangguh.

Selain kaderisasi, GPII Bolsel juga akan memperkuat gerakan dakwah dan sosial dengan menyebarluaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat. Gerakan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian pemuda terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

Selanjutnya, terdapat gerakan intelektual dan kebangsaan. Michael mengatakan, pemuda Islam perlu didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, responsif terhadap berbagai isu nasional, sekaligus mengambil bagian dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

GPII Bolsel juga akan memberikan perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi pemuda. Menurut Michael, kemandirian ekonomi kader perlu dibangun melalui program-program kewirausahaan yang dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran umat.

“Secara ringkas, karakter perjuangan GPII selalu bertumpu pada asas Islam dengan landasan perjuangan yang bersifat keislaman, keindonesiaan, dan kepemudaan,” jelasnya.

Michael berharap kepengurusan GPII Bolsel ke depan dapat menjadi wadah yang mampu melahirkan generasi muda Islam yang berintegritas, memiliki wawasan luas, serta aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Di akhir keterangannya, Michael menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OKPI PWI Kabupaten Bolsel, rekan-rekan media di Kabupaten Bolsel, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bolsel atas dukungan terhadap pelaksanaan Musda GPII.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bolsel, Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt., yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Musda GPII Kabupaten Bolsel dapat berjalan dengan baik dan lancar.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *