
BOLSEL,ARAHMU.ID – Bolsel Ramadan Fest (BRF) 2025 resmi ditutup oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., pada Minggu (23/3/2025) di Alun-alun Lapangan Molibagu. Acara yang berlangsung selama 21 hari ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Penutupan BRF 2025 turut dihadiri oleh Wakapolres Bolsel Kompol Vanny S. Sumampouw, pimpinan OPD, staf khusus bupati, anggota DPRD, Kakan Kemenag Kota Kotamobagu, Camat Bolaang Uki, Kepala PLN ULP Molibagu, perwakilan BSG Cabang Molibagu, serta ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara.
Ketua Panitia BRF 2025, Reynaldi Pulumoduyo, S.IP., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak 3 Maret 2025 dan berjalan dengan lancar. Ia mengungkapkan bahwa awalnya acara dirancang secara sederhana, namun berkat antusiasme masyarakat serta dukungan berbagai pihak, BRF 2025 berkembang menjadi perhelatan besar yang melampaui ekspektasi.

“Alhamdulillah, kegiatan BRF tahun ini berjalan lancar. Awalnya kami merencanakan acara yang sederhana, tetapi ternyata antusiasme masyarakat sangat luar biasa sehingga festival ini menjadi begitu besar,” ujar Reynaldi.
Rangkaian acara BRF 2025 diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa islami, seperti religi talk show, santunan anak yatim, lomba qosidah, BRF Idol, serta berbagai acara lain yang bertemakan keislaman.
“Kami bersyukur, BRF tahun ini mendapatkan banyak dukungan dan sponsor, baik dari Pemerintah Kabupaten Bolsel, pengusaha lokal, BUMN, maupun stakeholder lainnya,” tambah Anggi.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam kesuksesan BRF 2025.

“Saya sangat mengapresiasi persatuan dan kerja sama seluruh panitia dalam melaksanakan acara ini. Berkat kerja keras kalian, BRF 2025 bisa berjalan dengan sukses,” ungkapnya.
Bupati juga berharap agar festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan meriah. Selain menjadi ajang silaturahmi, BRF juga diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadi sarana reuni bagi para alumni sekolah di Bolsel.
“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan skala yang lebih besar. Selain mempererat tali silaturahmi, BRF juga bisa menjadi wadah reuni dan kebersamaan, termasuk untuk berbuka puasa bersama,” tambahnya.
Di sela-sela sambutannya, Bupati Iskandar juga menyoroti isu perlindungan anak, mengingat dalam tiga bulan terakhir telah terjadi 12 kasus pelecehan terhadap anak di Bolsel. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan aktif mengawasi anak-anak agar terhindar dari tindak kekerasan yang bisa merusak masa depan mereka.
“Mari kita jaga dan awasi anak-anak kita. Pastikan mereka dalam lingkungan yang aman dan terhindar dari ancaman kekerasan. Sebab, pelaku kekerasan terhadap anak sering kali adalah orang-orang terdekat mereka,” imbau Bupati.
Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Iskandar Kamaru secara simbolis menyerahkan hadiah kepada pemenang BRF Idol 2025 yang berhasil meraih juara pertama. Suasana haru dan kebanggaan terasa di antara peserta serta pengunjung yang hadir, menandai berakhirnya festival dengan penuh kesan. Dengan suksesnya BRF 2025, masyarakat Bolsel berharap agar festival ini terus berlanjut dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang.(Aulia)