
BOALEMO,ARAHMU.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Wonosari pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Boalemo pada Senin (24/03/2025).
Banjir ini mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan, serta merendam permukiman warga di beberapa dusun. Di Desa Pangea, sebanyak lima dusun terdampak banjir.
Sementara itu, di Dusun Iloponu Timur, tiga kepala keluarga terdampak, sedangkan di Dusun Olibuhu ada sembilan kepala keluarga yang rumahnya tergenang air. Dusun Batu Api dan Dusun Sukatani juga mengalami dampak serupa, dengan masing-masing 10 kepala keluarga terdampak. Dusun Kenangan menjadi wilayah yang paling parah dengan 16 kepala keluarga terdampak banjir.

Banjir yang melanda beberapa wilayah ini turut menghambat mobilitas warga serta aktivitas perekonomian, sehingga menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Dalam kunjungannya, Rum Pagau mengungkapkan bahwa salah satu penyebab banjir adalah kondisi hutan yang semakin gundul di beberapa titik. Oleh karena itu, ia menawarkan solusi kepada kelompok tani agar dapat mengusulkan bantuan bibit tanaman tahunan.

“Pemerintah Kabupaten Boalemo akan mengalokasikan bantuan bibit kelapa sawit, coklat, dan pala pada tahun 2025. Jika masyarakat mulai membudidayakan tanaman ini secara mandiri, bukan hanya mampu menekan risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga dengan bertambahnya pendapatan per kapita,” ujar Rum Pagau pada Rabu (26/03/2025).

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca di wilayah Boalemo masih tidak menentu. Dalam peninjauan ini, Rum Pagau turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Supandra Nur, Camat Wonosari, Lukman Amu, serta kepala-kepala desa setempat. Mereka meninjau langsung kondisi pemukiman warga serta bantaran sungai yang jebol akibat derasnya arus banjir.(Fazri)